Powered by Blogger.

Blogger templates

Kopi Pattek Khas Desa Tambak Pocok

by - 6:05 AM

             


               Tambak Pocok merupakan salah satu Desa di Tanjung Bumi yang merupakan penghasil mete terbesar di Kabupaten Bangkalan bahkan Provinsi Jawa Timur. Bahkan Desa Tambak Pocok telah mendapatkan Sertifikasi Nasional sebagai daerah Pembibitan Mete Terbaik. Ketika musim panen tiba, banyak buah maupun biji mete yang dihasilkan. warga Tambak Pocok menjual biji mete dari hasil panen langsung ke pengepul. Sangat jarang warga Desa Tambak Pocok yang mengolah baik daging buah jambu monyet maupun biji mete menjadi produk yang memiliki daya jual lebih. Menurut Bapak Sabbir selaku Kepala Desa Tambak Pocok, Dinas Pertanian Kabupaten Bangkalan sering melakukan sosialisasi seputar pengolahan daging buah dan biji dari jambu monyet seperti pembuatan abon dan sirup dari daging buah jambu monyet. Namun, pengolahan tersebut tidak berkelanjutan. 
               Selain pengolahan daging buah jambu monyet, yang dapat diolah menjadi berbagai macam produk yaitu biji buah jambu monyet yang sering disebut kacang mete. Kacang mete dalam bahasa madura khususnya di Desa Tambak Pocok disebut dengan "Pattek". KKN Tematik Kelompok 46 Universitas Trunojoyo Madura yang kebetulan mengabdi di Desa Tambak Pocok memiliki inovasi baru dalam pengolahan kacang mete. Inovasi dalam pengolahan kacang mete yang ditemukan adalah dengan mengolah kacang mete menjadi minuman. Salah satu minuman tersebut adalah kopi dari olahan kacang mete. Produk kopi olahan kacang mete ini diberi nama Kopi Pattek


Berikut ini adalah alat dan bahan serta cara pembuatan Kopi Pattek.
Alat
·         Wajan sangrai (bahan tanah liat)
·         Sutil
·         Lumpang dan alu
·         Ayakan (saringan)
Bahan
·         Mente
·         Beras
(perbandingan antara takaran mente dan beras adalah sama)

Cara pembuatan
  1. Belah kacang mente menjadi dua bagian
  2. Panaskan wajan sangrai
  3. Masukkan kacang mente dan sangrai hingga kecoklatan
  4. Masukkan beras dan sangrai sampai warna mente dan beras berubah menjadi kehitaman
  5. Angkat mente dan beras yang sudah matang
  6. Biarkan hingga mente dan beras dingin
  7. Tumbuk mente dan beras menggunakan lumpang dan alu hingga halus
  8. Pisahkan kopi yang kasar dan halus menggunakan ayakan (saringan) untuk mendapatkan serbuk kopi yang halus saja
  9. Serbuk kopi siap diseduh

You May Also Like

0 comments